"Buruan SAE" Memberi Manfaat Bagi Ketahanan Pangan dan Wisata Agraris

"Buruan SAE" Memberi Manfaat Bagi Ketahanan Pangan dan Wisata Agraris Bagian Humas Setda Kota Bandung

BANDUNG, GJ.com – Program Buruan Pekarangan Sehat, Alami, dan Ekonomis (SAE) yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, ternyata mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat perkotaan. Salah satunya , “Buruan SAE” yang dilakukan di RT 07/RW 13, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik.

Menurut Ketua kelompok Tani Pesona 13, Luki, program Buruan SAE membuat masyarakat menjadi mandiri untuk mengelola pangan.

Dengan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Daerah, warga menyulapnya menjadi pekarangan yang dipenuhi berbagai jenis sayuran.

"Hasil tanaman ini dijadikan untuk ketahanan pangan warga setempat. Kedua, kita bisa jual untuk memutarkan kembali agar kebunnya bisa jalan terus," tuturnya kepada Humas Kota Bandung, belum lama ini.

Bahkan, untuk pupuk tanaman, katanya, warga setempat memanfaatkan sampah menjadi pupuk yang terbuat dari Loseda (lodong sesa dapur) atau pipa sisa dapur.

Sedangkan pipa, menurut Luki, menjadi wadah untuk menampung sampah organik. Nantinya, sampah tersebut diolah menjadi pupuk dan lain-lain.

"Warga di sini juga sudah melakukan gerakan Kang Pisman. kita sudah mulai memilah sampah yang organik dan anorganik," ungkapnya.

Meski baru memulainya sejak 4 bulan lalu, menurut ia, namun Luki memastikan warga memiliki semangat yang begitu tinggi.

Luki berharap, Buruan SAE di wilayahnya bisa menjadi wisata agraris. Sehingga nantinya bisa memberikan manfaat untuk masyarakat luas.

"Kita punya obsesi. Ke depannya ingin dijadikan wisata agraris. Juga untuk education center jadi bisa memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara bercocok tanam organik," imbuh Luki.

Hadirnya Buruan SAE, menurut Luki, tak hanya memberikan manfaat untuk ketahanan pangan, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang sehat dan alami.**

Penulis: tan/Bagian Humas Setda Kota Bandung

Editor: Rusyandi

Bagikan melalui:

Komentar